Sunday, September 21, 2008

lewat gelap

Saya memasuki kamar saya sendiri dengan rasa aneh. Ada bau khas yang masih saya ingat, dari bau menyengat  campuran obat nyamuk, kapur barus kamar mandi, dan kura-kura yang jarang saya urus. Tapi dibanding hidung, kuping saya lebih tidak nyaman. Ada bunyi “nggging” kesunyian   yang selalu saya benci. Saya segera menyalakan televisi, yang tengah menayangkan sepotong adegan sinetron tidak bermutu. Tidak penting. Yang penting bunyi tidak enak di kuping itu hilang.

 

Asing di kamar sendiri.

Mungkin itu  kalimat yang paling tepat menggambarkan apa yang saya sedang rasakan ini. Saya terlalu banyak berada di kamar orang lain. Kamar dengan bau yang juga khas. Percampuran jamur lembab, wangi tubuhnya yang manis, dan obat nyamuk yang sama dengan milik saya di kamar. Mungkin obat nyamuk itu yang bikin saya betah berlama-lama disana, karena mengingatkan saya akan kamar saya sendiri, dan mengingatkan saya akan rumah. Mungkin juga karena bau jamur lembab yang lekat sekali dengan nuansa kota ini yang dingin. Atau bisa jadi, karena wangi tubuhnya, dan dia selalu ada di kamar itu. Dia ada dan tidak ada, tidak berbeda rasanya. Dia selalu memenuhi kamar itu.

 

Kalau sedang ada, dia biasanya membaca di pojokan. Membaca apa saja. Novel, majalah lama, komik Donal dan Sinchan yang membuatnya tertawa sendiri, atau membaca tulisan tangannya sendiri yang memenuhi seluruh tembok di dekat tempat tidur. Saya dengan sok sopan akan datang mengganggu dengan pertanyaan semacam, “boleh tidur disini lagi”, atau kalau tidak mengeluh tentang lantai yang selalu berdebu membbuat saya gatal dan tumpukan pakaian kotor yang membuat tangan saya gatal ingin menggotong semuanya ke laundry.

 

Sudah semacam yang punya kamar itu memang saya ini. Terlalu peduli sama isinya, sampai suka bersih-bersih tanpa diminta. Tas-tas saya juga pasti ada saja yang teronggok di dekat pintu masuk. Kakaknya bahkan pernah berkomentar, “bantal disini pasti isinya jigong lu semua...!” saya hanya tertawa dan bilang sialan. Tidak enak hati karena terlalu sering numpang, tapi sisi hati yang lain terlalu merasa nyaman.

 

Apalagi kalau pintu itu sudah ditutup. Dia akan mulai menyusun bantal-bantal kesayangannya di karpet lalu mematikan lampu dan tidur dengan posisi yang membuat punggungnya sakit hingga sekarang. Saya memandanginya dalam gelap. Cuma dalam keadaan itu saya bisa melihat dia dengan cara yang berbeda. Peaceful. Tidak gundah dan gusar seperti  biasanya. Hanya begitu caranya, agar saya bisa merasa memiliki.

 

Dalam terang dia biasanya gelap. Tak terjamah tangan saya yang bahkan jarang ingin menyentuh. Takut tidak terbalas.

 

Memang hanya dalam ruang gelap itu saya merasa nyaman. Karena seperti  yang saya bilang tadi, dia memenuhi ruangan, dan mudah bagi saya untuk merasakannya.

 

Tapi siang  itu, saya memutuskan untuk mengumpulkan semua barang-barang saya dan menjejalkannya kedalam tas-tas  yang biasanya saya biarkan teronggok di depan pintu. Entah karena apa. Saya hanya berpikir, mungkin saya harus kembali ke persembunyian saya sendiri. Memikirkan banyak hal, tanpa auranya yang terlalu terasa. Mungkin dia juga harus memikirkan banyak hal tanpa kontaminasi suara dengkur dan igau saya. Biar saja saya jauh dari rasa aman. Saya harus menemukannya dalam terang. Lewat kesendirian yang asing. Mungkin...

 

 

Wednesday, September 17, 2008

beautiful mess

Some friends have posted 10 things about them.

Well now...let's learn some things about me, with a little help from a song by Jason Mraz. It says "Beautiful Mess". Yes some people call me messy, and--sometimes--beautiful. That's life, right? Full of contradiction that makes you being rather uncertain. If there is one thing i could tell you, well...just live it how it has to be,,,with full of contradiction.

 

"Beautiful Mess"

 

You’ve got the best of both worlds

You’re the kind of girl who can take down a man then lift him back up again

"I love being in a relationship! (with a guy, of course!) They are easy to be friend and loved one, so I got everything i need in one packaged...hihihi"

You are strong but you’re needed, humble but you’re greeted

"Some friends call me ambitious. They think I only care about perfection. I take it as a compliment though...Because maybe...yes...I become very needy"

And based on your body language and shotty cursive I’ve been reading

You’re style is quite selective though your mind is rather reckless

"I always loveeeee colors and style. Since I knew I don't have any cappacities to be a designer, I design my own fashion style. Many people keep complaining, but I keep adding so much color. Whatever people think, i love being me."

Well I guess it just suggests that this is just what happiness is

"This is the contradictive thing about me and this lovely song. I'm still searching...In the middle of deep thinking of happiness and what I need in life, instead of what i want."

 

And what a beautiful mess this is

It’s like picking up trash in dresses

 

Well it kind of hurts when the kind of words you write

Kind of turn themselves into knives

"I write everything. Love life, friendship, new clothes that i bought, shoes that i wear today, what restaurant that i am in to fill my stomach with trash...everything! Sometime it contains harsh language, but that's the cool thing about writing. You can write it down, read it again, publish it when you like it, or...just erase it in instance. I choose to write, because i have a very dirty mouth!"

And don’t mind my nerve you can call it fiction

But I like being submerged in your contradictions dear

"ooohh...too many contradiction, dear! i'm happy but i'm lonely. I'm easy but rather complicated. I love music but i can't read partiture. I love eating but i hate my big belly. I love sunflower but hate the smell. I love fashion high heels but can't bearly wearing them. I love reading but i don't have favorite writer. I am me...but sometimes I'm just somebody."

Cause here we are, here we are

 

Although you were biased I love your advice

Your comebacks they’re quick and probably have to do with your insecurities

"I can't stand being alone! It makes me missereable, and yes it's kinda sad."

There’s no shame in being crazy, depending on how you take these words

"I take the word crazy as my middle name. At least some people belive that. I don't know why.....you tell me..."

I’m paraphrasing this relationship we’re staging

"And like every single person in this whole wide world we're living in, I'm still searching for my mr. right. It has to be really RIGHT, because I don't want to spend the rest of my life, staring  on my own  mistake every day."

 

But it’s a beautiful mess, yes it is

It’s like picking up trash in dresses

 

Well it kind of hurts when the kind of words you say

Kind of turn themselves into blames

And the kind and courteous is a life I’ve heard

But it’s nice to say that we played in the dirt

Cause here, here we are

Here we are

 

We're still here

 

And it’s a beautiful mess, yes it is

It’s like taking a guess when the only answer is yes

"You can think anything about me, but don't bother to ask. So who the hell you think you are to judge me?"

 

And through timeless words and priceless pictures

We’ll fly like birds not of this earth

And tides they turn and hearts disfigure

But that’s no concern when we’re wounded together

And we tore our dresses and stained our shirts

But its nice today, oh the wait was so worth it