Monday, May 14, 2012

(di)permain(k)an kata.

"Mana yang lebih menyakitkan, a.) mencintai tapi tidak berbalas, atau b.) saling mencintai tapi tidak boleh bersatu ?"

Saya terdiam sebentar sambil mengusap-ngusap hidung saya dengan gundah. Saya tidak tahu, dan cenderung tidak ingin tahu jawabannya. Karena buat saya, dua-duanya sama saja. Sama-sama tidak bisa bersama.
 
***

Akhir-akhir ini, beberapa pertanyaan yang datang dalam bentuk permainan kata, sering datang menunjungi otak saya, yang isinya cuma hapalan lirik lagu dan tempat makan enak ini. Seperti, "Mana yang lebih menarik : a.) Musisi tapi selera musiknya jelek, atau b.) Tidak bisa main musik tapi selera musiknya bagus c.) Suka main musik, bukan musisi, tapi selera musiknya bagus."

Biasanya yang menjadi jawaban terbaik adalah jawaban yang terakhir. Karena seringkali membawa dua premis positif, yang menyelesaikan kebingungan kita, dan memberikan opsi terbaik. Terbaik, daripada tidak dapat salah satunya, bukan begitu ?

Tapi, kurang beruntunglah saya, saat yang menyusup di kepala saya hanya dua pilihan. Memang begitu cara kerja hidup. Memberikan dua pilihan yang sama sekali bukan penyelesaian, apalagi berupa hadiah yang diturunkan untuk meringankan beban kita.

Saya mengulang rangkaian permainan kata itu sekali lagi : "Mana yang lebih menyakitkan, a.) mencintai tapi tidak berbalas, atau b.) saling mencintai tapi tidak boleh bersatu ?"

Saya menengadah, seperti yang biasa orang lakukan saat ingin membangun komunikasi dengan Tuhan-nya. Dalam diam saya bertanya : "Memang bagaimana seharusnya, a.) Belajar mencintai siapa saja yang bisa membalas cinta, lalu bersama, atau b.) sudah saja tidak usah mencintai sama sekali bersama-sama?"

Jawabannya tidak datang-datang sampai saya tertidur karena kelelahan. Mungkin pertanyaan saya salah. Atau mungkin juga, saya bertanya kepada yang salah.


***

(weheartit.com)

***


"Turn down the lights
Turn down the bed turn
Down these voices inside
My head lay down with
Me tell me no lies just
Hold me close don't
Patronize me..."---Bonnie Rait, on : 'I Can't Make You Love Me'.





Friday, May 4, 2012

Kadang, kata-kata tidak lagi cukup untuk mengutarakan banyak hal.


Pagi ini, sepasang emoticon yang terlihat biasa-biasa saja, membuat saya merasa hebat. 
Saya yakin, keduanya terbuat dari berbagai macam emosi yang luar biasa, hingga bisa menyentuh saya dengan cara yang aneh.

***


 ***

 "Sometimes I might seem cold holding back my sympathies
For people stories people tell
Can so easily be believed ;
The truth gets so distorted when everyone knows best
And sadness tends to find his friends
On the road to righteousness -
Darling, let's never be a part of that

Cause I love your smile

I love your smile
Girl, I love your smile
More than you know.

I don't know why a laugh is hard to find


Could it be all of your fears that we hide behind ?

Like bricks in the wall I wanna see them fall down !"
---Charlie Winston, on : 'I Love Your Smile'